Apakah anda bisa membedakan antara analisa free chlorine dan total chlorine ?
Apakah anda tahu karakteristik free chlorine dan kenapa kita perlu menganalisanya ?
Analisa free chlorine merupakan salah satu analisa yang sering
dilakukan di laboratorium. Hal ini berkaitan dengan tingginya
penggunakan chlorine sebagai desinfectant. Perhitungan free chlorine
perlu di lakukan untuk menjamin bahwa sisa free chlorine yang masuk ke
product masih dalam konsentrasi yang aman.
Chlorine mulai digunakan sebagai desinfectant pada air awal dasawarsa
lalu dan tetap menjadi bahan kimia utama untuk keperluan desinfectant
sampai saat ini. Merupakan bahan oksidator kuat yang dapat menguraikan
campuran warna dalam air, mengoksidasi besi, mangan serta menghilangkan
rasa dan bau yang disebabkan oleh jamur.
Dalam air, chlorine bereaksi membentuk hypochlorous acid (HOCL) ,
desinfectan yang sangat efektif. Hypochlorous acid dapat berdisosiasi
menjadi ion hypochlorite yang diperkirakan kurang effektif dibanding
bentuk awalnya. Chlorine dan hypochlorite merupakan bahan toksik bagi
mikroorganisme.
Chlorine digunakan sebagai desinfectant dalam industri air bersih,
air limbah , kolam renang dan industri cooling water. Dalam air minum,
nilai ambang bau dari chlorine adalah 0,6 ppm tapi beberapa orang sangat
sensitif dan dapat mendeteksinya dibawah 0,2 ppm. Pengatur regulasi
tetap pada nilai 0,6 ppm untuk mempertahankan nilai yang efektif bagi
residual desinfectant.
Dalam industri makanan, chlorine dan hypochlorites digunakan sebagai
bahan pembersih umum dan pengontrol bau. Sejumlah besar chlorine
digunakan dalam sebagai bahan baku untuk produksi desinfectant atau
bahan bleaching, juga digunakan sebagai bahan sintesis dalam pembuatan
senyawa kimia.
Diperkirakan, tingkat toksisitas dari larutan yang mengandung
chlorin, hypochlorous acid atau hypochlorite hampir sama karena mereka
dalam bentuk kesetimbangan yang dinamik. Efek toksik dari air yang
mengandung kadar chlorine yang tinggi jarang sekali didengar. Dalam
sebuah laporan, 150 orang yang meminum air dengan kadar chlorine 50 ppm
pada waktu proses desinfeksi tidak diketemukan efek yang merugikan.
Sebuah instasi juga melaporkan bahwa beberapa anggota militer meminum
air dengan kandungan chlorine diatas 32 ppm dan tidak diketemukan gejala
penyakit. Iritasi mulut dan tenggorokan diketemukan pada penggunaan
chlorine diatas 90 ppm. Kebanyakan orang menolak meminum air dengan
konsentrasi diatas 25 ppm.
Studi penggunaan chlorine dengan waktu paparan yang lama pada hewan
tidak memperlihatkan efect yang berarti. Chlorine, hypochlorous acid
dan hypochlorite bukan merupakan bahan karsinogen atau menginisiasi
tumor.
Berikut adalah definisi yang biasa digunakan :
Free Chlorine :
Chlorine dalam bentuk hypochlorous acid, hypochlorite ion atau sebagai element chlorine yang larut.
Bonded chlorine
Bagian dari total chlorine dalam bentuk chloramines dan chloramine organik
Total Chlorine
Chlorine dalam bentuk free chlorine , bonden chlorine atau keduanya
Chloramines
Derivate dari ammonia dimana satu , dua atau tiga atom H diganti
dengan CL ( Monochloramine NH2Cl, Dichloramine NHCl2,
nitrogentrichloride NCL3 ) dan dalam semua bentuk derivat terklorin dari
nitrogen organik.